Sabtu, 01 September 2012

Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Saya

          Pendidikan Kewarganegaraan di semua jenjang pendidikan di Indonesia adalah implementasi dari UU No. 2 Tahun 1989 Pasal 9 ayat (2) tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa setiap jenis, jalur, dan jenjang pendidikan di Indonesia wajib memuat Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan. Karena itu, tidaklah heran kalau kita sudah tidak asing lagi dengan pelajaran kewarganegaraan yang sudah dikenalkan mulai kita duduk di bangku SD sampai perguruan tinggi. Dulu di saat masih sekolah, pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dijadikan sebagai satu mata pelajaran yang lebih dikenal dengan PPKn ( Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ). Berbeda halnya dalam bangku kuliah yang keduanya lebih dibahas secara mendalam dan dijadikan dua mata kuliah yang berbeda. Namun tentunya antara satu dan yang lainnya tetap berhubungan erat.
         Jika kita menilik sejarah ke belakang, ternyata pendidikan kewarganegaraan sudah ada sejak zaman Presiden Soekarno. Di era Soekarno, pendidikan kewarganegaraan dikenal dengan Pendidikan Civic. Demikian pula masa Presiden Soeharto, pendidikan kewarganegaraan sangat intensif dilakukan dengan bermacam nama dan tingkatan. Sayangnya, pelaksanaan pendidikan kewarganegaraan semasa Orde Baru, seperti Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan Penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4), ternyata menyimpang dari impian luhur kemanusiaan yang terkandung dalam dasar negara Pancasila. Budaya dan praktik penyalahgunaan kekuasaan serta meningkatnya korupsi di kalangan elite politik dan pelaku bisnis sejak masa Orde Baru hingga kini bisa menjadi fakta nyata gagalnya pendidikan kewarganegaraan masa lalu. Hal itu menimbulkan suatu pertanyaan , apa ada yang salah dengan Pendidikan Kewarganegaraan kita? Apakah pendidikan kewarganegaraan menjadi hanya sekedar formalitas belaka yang tidak memiliki nilai apapun di dalamnya? Mengapa nilai urgensitas pendidikan kewarganegaraan menjadi begitu rendah?
          Untuk itu mari kita tinjau apa isi dan manfaat dari pelajaran kewarganegaraan. Sebenarnya banyak hal yang didapatkan dari pelajaran kewarganegaraan. Yang pertama adalah kita menjadi tahu hak dan kewajiban kita sebagai warga negara yang akhirnya membuat kita jadi mengerti peran dan penempatan diri kita sebagai bagian dari suatu negara. Ketika kita semua sudah tahu dan mengerti kewajiban yang harus dilakukan dan hak yang didapatkan, maka kita bisa menjalankannya dengan penuh tanggung jawab sesuai peraturan ataupun menuntut hak – hak yang mungkin belum terpenuhi sebagai warga negara. Perlu diketahui bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpa terkecuali. Persamaaan antara manusia selalu dijunjung tinggi untuk menghindari berbagai kecemburuan sosial yang dapat memicu berbagai permasalahan di kemudian hari. Manfaat yang kedua adalah dengan mempelajari pelajaran kewarganegaraan dapat memotivasi kita untuk memiliki sifat nasionalisme dan patriotisme yang tinggi. Artinya yaitu setelah mengerti peran dan keadaan negara , kita seharusnya menjadi warga negara yang lebih cinta pada tanah air dan rela berkorban demi bangsa dan negara. Selain itu dengan mempelajari pendidikan kewarganegaraan dapat memperkuat keyakinan kita terhadap Pancasila sebagai ideologi negara dan mengamalkan semua nilai – nilai yang terkandung di dalamnya. Entah kita sadari atau tidak, dasar negara kita Pancasila mempunyai nilai – nilai luhur termasuk nilai moral kehidupan. Nilai moral tersebut seharusnya menjadikan kita pedoman dalam berpikir, bersikap dan bertingkah laku. Nilai – nilai tersebut berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia. Kualitas SDM yang rendah merupakan salah satu indikasi juga gagalnya pendidikan kewarganegaraan di Indonesia. Manfaat selanjutnya adalah suatu hal yang masih berhubungan dengan nasionalisme dan patriotisme yaitu diharapkan kita memiliki kesadaran dan kemampuan awal dalam usaha bela negara. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 30 tertulis bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara.” dan ” Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang.” Jadi sudah pasti mau tidak mau kita wajib ikut serta dalam membela negara dari segala macam ancaman, gangguan, tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Membela negara bisa berarti luas dan dapat dilakukan dalam berbagai bidang. Dengan hak dan kewajiban yang sama, setiap orang Indonesia tanpa harus dikomando dapat berperan aktif dalam melaksanakan bela negara. Membela negara tidak harus dalam wujud perang tetapi bisa diwujudkan dengan cara lain misalnya ikut serta dalam mengamankan lingkungan sekitar (seperti siskamling), ikut serta membantu korban bencana di dalam negeri, belajar dengan tekun pelajaran atau mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan ataupun mengikuti kegiatan ekstraklurikuler seperti Paskibra, PMR dan Pramuka. Itu semua sedikit manfaat yang didapatkan setelah mempelajari pendidikan kewarganegaraan. Tentunya masih banyak lagi manfaat lain yang didapatkan. Tidak lupa semua hal yang sudah disebutkan tadi juga harus disesuaikan dengan dinamika kehidupan bermasyarakat dan diharapkan dapat menjadi sarana pembentukan kepribadian bangsa dalam rangka mempertahankan keutuhan dan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
          Secara materi seperti yang dibahas di atas, tentu pendidikan kewarganegaraan menjadi begitu penting dengan berbagai macam nilai di dalamnya. Akan begitu besar manfaatnya ketika kita mengerti dan memahami semua materi yang diajarkan. Tetapi hal itu akan sia – sia belaka ketika kita hanya sekedar mengerti atau memahami saja tanpa adanya penaindaklanjutan. Dalam hal ini yang ingin saya tekankan adalah perlu adanya suatu pengamalan dari suatu ilmu, khususnya dalam hal ini ilmu yang dimaksud adalah pendidikan kewarganegaraan itu sendiri.
          Seperti kata pepatah “Amal tanpa ilmu, buta….Ilmu tanpa amal, pincang…” Amal tanpa ilmu akan membutakan karena ilmu merupakan petunjuk dan pemberi arah amal yang akan dilakukan. Bagaimana mungkin kita tahu kalau amal yang kita lakukan benar atau salah jika kita tidak tahu ilmunya. Hal itu sama saja dengan kita berjalan tanpa tahu arah. Dengan menghubungkannya dengan topik yang kita bahas, pepatah itu tentunya memberikan kesadaran bahwa pendidikan kewarganegaraan yang merupakan suatu ilmu begitu penting sebagai petunjuk dan pemberi arah untuk setiap tindakan kita. Begitu banyak orang yang tidak memahami ilmu ini bisa jadi tidak sadar bahwa hal yang mereka lakukan itu salah dan pada akhirnya yang terjadi adalah kekacauan di masyarakat.
          Sebaliknya juga berlaku bahwa ilmu tanpa amal itu sesuatu yang sia – sia. Dengan memegang prinsip itu dan menghubungkan dengan kenyataan yang ada saat ini bahwa masih banyak orang yang hanya sekedar tahu dan mengerti saja tanpa pengamalan. Dalam pembelajaran kewarganegaraan kita jadi tahu banyak hal dalam kehidupan bernegara, tapi mengapa dalam praktiknya nol??Karena banyak warga negara yang hanya menganggap ilmu itu sebagai angin lalu yang tidak bermanfaat. Kita cenderung menganggap pendidikan kewarganegaraan patut disepelekan karena kurang begitu penting dibandingkan dengan ilmu yang lain. Itu akibat yang terjadi ketika kita tidak tahu manfaat apa yang didapat setelah mempelajarinya. Memang semenjak SD kita sudah diajarkan apa yang harus kita lakukan untuk menjawab soal – soal kewarganegaraan yang intinya harus dipilih atau ditulis segala bentuk perbuatan yang baik – baik dan kenyataannya semua itu cuma bertujuan untuk mendapatkan nilai yang tinggi tanpa ada penerapan dalam kehidupan. Bisa dibayangkan berapa banyak biaya dan waktu yang terbuang percuma ketika semuanya itu akan menguap begitu saja tanpa meninggalkan manfaat apapun bagi diri kita. Tentunya itu akan merugikan diri kita sendiri. Sebagai contoh adalah demonstrasi yang tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh mahasiswa. Tidak ada yang melarang siapapun untuk berdemonstrasi, tapi tentu saja semua itu ada aturannya. Kekacauan yang terjadi selama ini adalah mereka tidak mengetahui secara jelas aturan – aturan yang berlaku ( tidak tahu ilmunya ) sehingga mereka cenderung seenaknya sendiri dalam mengungkapkan aspirasinya atau mungkin saja mereka tahu tapi tidak mau tahu ( pengamalan yang salah ). Pada akhirnya hal tersebut bukannya memperbaiki keadaan malah menjadiakan keadaan semakin terpuruk.
Karena itu pada intinya perlu adanya keseimbangan antara ilmu dan amal. Ketika semua warga negara sudah mengerti betul apa yang harus dilakukan, memiliki kesadaran tinggi untuk mengetrapkannya dan akhirnya benar – benar melaksanakannya sesuai aturan yang berlaku, saya percaya bahwa negara ini akan menjadi negara yang aman, tentram, damai seperti apa yang sudah diidam – idamkan sejak dulu.
Referensi :
[Ditulis oleh: Yusi Rizki Gustiesa/Matematika/06/194257/PA/10917 --> 90]

NB : Based on tugas kuliah kewarganegaraan

Sabtu, 02 Juni 2012

Sebelas Jebakan Kehidupan (LifeTraps)


          Dua orang Cognitive therapist dari Amerika, berdasarkan pengalaman praktik terapinya berhasil mengidientifikasikan sebelas jebakan kehidupan yang sering mengganggu kehidupan seseorang. Kesebelas jebakan itu adalah

Ø Abandonment
Merupakan jebakan kehidupan yang disebabkan oleh kurangnya rasa aman didalam keluarga sewaktu kecil. Kehilngan orang yang dicintai, baik iitu karena meninggal, pergi dari rumah, atau sering tidak ada dirumah adalah beberapa situasi yang menyebabkan seseorang merasa ditinggalkan atau dibuang. Seseorang dengan jebakan abandonment cenderung mempunyai kehidupan yang penuh dengan peristiwa dibuang karena orang tersebut merasa memang layak untuk ditinggal dan dibuang. Perasaan tidak aman dan tidak berharga selalu melingkupi seseorang dengan jebakan abandonment ini. Perilaku yang sering muncul saat dewasa adalah selalu mencari teman, selalu berusaha menunjukkan sikap baik pada orang lain meski orang lain itu telah bertindak buruk pada dirinya, dan yang paling tidak bagus adalah selalu memposisikan dirinya pada posisi dibuang, tidak penting, atau tidak berarti. Seseorang dengan jebakan abandonment parah justru bias semakin cinta ketika pasangan hidupnya melakukan petualangan cinta. Dia selalu memaafkan orang yang meninggalkan dirinya.

Ø Mitrust and Abuse
Merupakan jebakan kehidupan yang juka berkaitan dengan rasa aman dalam berkeluarga. Terlalu seringnya dibohongi atau dilecehkan semasa kecil menyebabkan seseorang tumbuh dengan rasa curiga, was-was, dan ketakutan yang luar biasa. Dalam pikiran seseorang dengan jebakan kehidupan jenis ini, orang lain selalu tidak bias dipercaya karena selalu ingin menyakiti, menipu, atau mengambil keuntungan dari dirinya. Selalu berasumsi buruk terhadap orang lain adalah cirri khas seseorang dengan jebakan kehidupan jenis ini.

Ø Dependence
Adalah jebakan kehidupan yang menyebabkan seseorang selalu merasa harus tergantung pada orang lain. Mengambil keputusan dan bertindak mandiri adalah dua hal yang paling susah dia lakukan dalam hidupnya. Selalu meminta pertimbangan orang lain atau bahkan mengikuti saja apa yang orang lain putuskan atau pikirkan adalah cirri khas seseorang dengan jebakan tipe ini. Selalu ragu-ragu, bingung, dan panic kalau harus membuat keputusan adalah penampakan luar dari oang tersebut. Jebakan ini umumnya terjadi karena dimasa kecil orang tersebut selalu di bawah “ketiak” orang tua. Semua keputusan (bahkan untuk hal kecil seperti memilih warna baju) selalu harus atas persetujuan oarng tua atau orang yang lebih tua. Orang tua overprotective dan otoriter adalah penyebab utama jebakan kehidupan dependence ini.

Ø Vulnerability
Atau rasa rapuh yang berlebihan akan menyebabkan seseorang merasa hidup di dunia yang penuh dengan masalah, ancaman, perang, bencana, dan penyakit. Seseorang dengan jebakan kehidupan semacam ini selalu ragu untuk keluar dari zona kenyamanannya. Keluar rumah atau pergi keluar kota bias sangat menakutkan, karena dia merasa seolah-olah seluruh dunia akan menghancurkannya. Dia merasa seluruh pencopet akan mencopet uangnya atau seluruh penyakit akan menyerang badanya. Sedikit rasa sakit pada bagian tubuh tertentu bias menyebabkan orang ini tidak tidur semalaman (atau bahkan berhari-hari) karena dia khawatir ini adalah tanda-tanda awal sebuah penyakit besar. Dia juga bahkan selalu was-was akan kondisi keuangannya, akan gempa bumi yang bias muncul setiap detiknya, ataupun akan munculnya seseorang yang sangat jahat saat seseorang mengetuk pintu rumahnya. Dunia adalah tempat yang penuh masalah, jebakan, dan tidak aman. Begitulah kira-kira keyakinan yang bersarang dalam diri seseorang dengan jebakan kehidupan vulnerability ini. Orang tua yang overprotective adalah penyebab utama jebakan kehidupan ini.
                        
Ø Emotional Deprivation
Adalah jebakan kehidupan yang diderita oleh orang-orang yang semasa kecilnya tidak mendapat kehangatan emosi dan cinta secara cukup. Orang tua yang dingin dan miskin cinta adalah penyebab utama munculnya jebakan emotional deprivation ini.jebakan ini berkaitan erat dengan koneksi emosi dengan orang lain. Merasa tidak dipedulikan tauapun merasa tidak satupun orang mengerti perasaannya adalah hal-hal yabg biasa ditemui pada seseorang dengan jebakan tipe ini. Karena kebiasaaan tidak dipedulikan, orangtersebut juga sering tidak mempedulikan orang lain, membangun hubungan dengan orang yang dingin dan cuek, atau sebaliknya berpetualang mencari “cinta” dan kehangatan. Seseorang yang sering berganti-ganti pasangan, berganti-ganti teman dekat, dan bahkan berganti-ganti pekerjaan bias diduga membawa jebakan kehidupan jenis ini dalam dirinya. Aku tidak penting, aku tidak layak untuk dicintai, dan aku tidak berharga adalah tiga keyakinan utama seseorang dengan jebakan tipe ini.

Ø Social Exclusion
Adalah kondisi dimana seseorang selalu merasa asing atau justru mengasingkan dirinya didalam pergaulan sosialnya. Dia merasa tidak diterima oleh kelompoknya karena merasa ada yang aneh atau berbeda dalam dirinya. Hal aneh atau berbeda itu bisa dalam bentuk keanehan fisiknya, cara bicaranya, perilaku berpikirnya, ataupun “kasta”nya. Jebakan kehidupan jenis ini umumnya disebabkan oleh ejekan atau penilaian buruk oleh orang lain, ataupun perlakuan yang menyakitkan oleh orang tua atau orang disekelilingnya. Berbagai perlakuan tersebut menyebabkan seseorang mengasingkan dirinya, tertutup, dan enggan membangun hubungan dengan orang lain. Keyakinan yang sering berkembang dalam pikirannya adalah aku buruk, aku aneh, aku tidak selevel, atau aku berbeda.

Ø Defectiveness
Muncul dalam bentuk harga diri yang rendah dan selalu merasa inferior disbanding orang lain. Serangan kritik yang bertubi-tubi saat masih kecil, perasaan tidak berharga, dan tidak dicintai adalah pangkal munculnya jebakan kehidupan defectiveness ini. Kesukaan untuk menyalahkan diri sendiri, ragu-ragu apakah ada orang yang menghargai dirinya, dan selalu merasa aka nada penolakan dari orang lain, adalah cirri-ciri penampakan luar dari adanya jebakan tipe ini dalam diri seseorang. Aku tidak berharga, aku tidak layak  dicintai, dan aku pantas ditolak adalah sebagian dari keyakinan seseorang dengan jebakan tipe ini.

Ø Failure
Adalah jebakan kehidupan dimana seseorang selalu merasa salah dan gagal dalam setiap aspek kehidupannya. Rasa percaya diri yang rendah adalah penampakan luar dari seseorang dengan jebakan kehidupan tipe ini. Tidak mampu mendapatkan nilai terbaik, tidak mampu melakukan sesutau yang baru, atau ragu-ragu dalam melakukan tindakan, adalah hal-hal yang bisa kita amati pada orang dengan dengan jebakan failure ini. Bagi orang tersebut, semua yang akan dilakukan atau bahkan telah dilakukan selalu merupakan sekumpulan kegagalan. Dan tidak bisa menghargai keberhasilan karena memang sejak sejak kecil selalu di cemooh, dianggap bodoh, dianggap tidak mampu, tidak terampil, ataupun malas. Saat dewasa, seseorang dengan jebakan ini selalu melebih-lebihkan kegagalannya dan malah bertidak aneh dengan melakukan upaya (meski sering tidak disadarinya) supaya apa yang dilakukannya itu gagal. Aku tidak mampu, aku selalu salah, aku adalah korban keadaan, aku tidak punya bakat, otakku tumpul, dan aku tidak bisa belajar, adalah sebagian keyakinan yang dimiliki seseorang dengan jebakan kehidupan tipe ini.

Ø Subjugation
Adalah jebakan yang menyebabkan seseorang selalu patuh dan menyenangkan orang lain. Jebakan yang disebabkan pengalaman masa kecil yang terlalu ditekan orang tua ini sangan melemahkan. Perasaan bersalah kalau mendahulukan kepentingan diri sendiri, membiarkan orang lain mengontrol kehidupannya, takut akan dihukum atau ditinggalkan jika tidak patuh, adalah penampakan luar dari seseorang dengan jebakan kehidupan tipe ini. Akibat jebakan ini, seseorang akan cenderung membina kehidupan (entah menikah atau bekerja) dengan orang yang suka mengontrol atau otoriter, dan selalu patuh pada apapun yang diperintah oleh orang tersebut. Bagi orang tersebut melawan atau berbeda pendapat adalah tabu dan tidak layak. Keyakinan utama yang ada pada orang dengan jebakan subjugation adalah orang lain lebih tau daripada aku, orang lain lebih benar, aku hanya terima kalau orang lain memandangku baik, perasaanku tidak penting, buahpikiranku tidak penting, pengorbanan adalah mulia, memikirkan diri sendiri adalah jahat dan buruk.

Ø Unrelenting Standards
Sering menimpa orang yang sewaktu kecilnyaterlalu ditekan untuk menjadi yang terbaik dan menjadi nomor satu dengan mengorbankan kebahagiaan dan kesenangan sebagai anak-anak. Orang tua yang memberikan standar tinggi (biasanya adalah standar dirinya) kepada anaknya menuntut anaknya untuk selalu memenuhi standar tersebut adalah penyebab munculnya jebakan tipe ini. Orang ini cenderung menekan dirinya secara berlebihan demi karir, uang, nama baik, kecantikan, dan keteraturan dengan mengorbankan kesehatan, kebahagiaan, kesenangan dan hubungan baik dengan orang-orang disekelilingnya. Dalam kamus kehidupan orang ini gagal adalah aib, dan hanya ketika menjadi yang paling baik dia bisa merasa diterima dan diakui. Yang menarik, orang tersebut tidak pernah merasa mencapai apa yang dikerjakannya. Didalam dirinya seakan-akan hanya ada satu petunjuk kehidupan : “Hidup adalah perjuangan, tidak ada cinta, tidak ada kebahagiaan.” Dengan jebakan ini seseorang akan menjadi overachiever. Hidupnya akan terasa hampa karena “diatas sana ternyata sepi dan tidak ada siapa-siapa”.

Ø Entitlement
Adalah jebakan kehidupan yang membuat seseorang merasa selalu berhak atas apapun yang dia inginkan. Dia selalu menginginkannya dengan cepat tanpa memedulikan situsasi dan kondisi di sekitarnya. Orang ini merasa berada diatas orang lain: bertutur kata, bertindak, dan menginginkan sesuatu dengan spontan tanpa peduli pada pendapat, pertimbangan, dan perasaan orang lain. Orang ini merasa dialah kaisar dari kehidupan ini dan merasa berhak untuk mendapatkan apapun yang diinginkan. Kemarahn yang meledak-ledak dan perilaku kasar pada orang lain sering ditunjukkan sebagai upaya untuk menunjukkan kekesalan karena apa yang dia inginkan tidak segera dipenuhi. Jebakan in berpangkal pada sikap orang tua (atau orang-orang dekat) yang terlalu memanjakkan. Seorang dengan jebakan entitlement mempunyai masalah besar dengan disiplin diri, aturan main social, dan perasaan serta pemikiran orang lain. Keyakinan yang umumnya berada dalam dirinya adalah : Aku berhak atas apapun yang aku mau, aku adalah orang yang khusus, orang lain harus patuh padaku, aku tau apa yang aku inginkan, orang lain tidak bisa dipercaya, aku harus dimengerti, aku merasa diterima saat orang lain patuh padaku, dan aku hanya berharga saat orang tunduk pada kemauanku.
Apakah anda menjadi salah satu orang yang terjebak dari jebakan - jebakan tersebut??

Kamis, 03 Mei 2012

Kemana ..kemana ..kemana ...


          Kulihat uang di dompet udah limited edition. Hmmm waktunya ambil duit nii di atm. Kubuka dompet teddy bear ku dan ...taraaa...manaa nii atm. Kok nggak ada *panik*. Kucoba menenangkan diri kucari di dompet merah kumelku ...juga nggak ada...Aw..aw..aw..Kemana ..kemana..kemana...dimana..dimana..dimana... Oke aku coba cari ke  dalam tasku. Kuobrak - abrik semua isi dalam tasku dan aku belum juga menemukan tanda - tanda kehidupan. Yawes..mungkin jatuh di kamar, pikirku menenangkan diri. Kucari - cari lagi ke seluruh penjuru kandang  kamar, kuangkat - angkat kasarku, kucari ke kolong2 tempat tidur ..nggak ada juga. Wah berbahaya nii..mana uang tinggal 50ribu doank. Bisa gak makan sebulan ni klo atm ga ketemu.     
          Oke tahap pertama ...kutelpon customer service bank nya menanyakan prosedur bagaimana kalau seandainya kartu atm hilang. " Jadi mbaknya harus membuat lagi kartu atm baru dengan menunjukkan rekening, tabungan ktp dan surat keterangan kehilangan dari kepolisian " katanya...What...yang terakhir ini ni yang bikin ribet. Ngurus ke kantor polisi minta surat keterangan, mana gak tau juga kantor polisi dimana *maklum perantau*. Ya sudah deh mbak, kataku, diblokir dulu aja atmnya. Takut ntar tiba2 diambil orang kan bisa gaswatt ..klo atmnya diambil sii gpp..klo uangnya yang diambil. Mampus aja dehh ...Tahap kedua ..menuju ke bank ...mau aku ambil semua duit yg ada di atmnya. Alhamdulillahh yaa..masih lengkap semua. Mana sempat dioper- oper dari cs-teller-cs-teller. Pada ga kompak siiii

Sabtu, 28 April 2012

Mizz Ting - Ting


          Namanya Farida atau biasa dipanggil Ida. Seorang teman yang aku temui ketika berpetualang mencari ilmu ke Kampung Inggris, Pare, Kediri. Ketika itu kami bersama - sama tinggal di Access Camp.  Saat itu aku sudah memasuki minggu ke-3 di sana dan dia baru saja datang dari kampung halamannya, Indramayu. Dia anak yang baik dan menyenangkan, yang pastinya kami punya beberapa sifat yang hampir mirip yang membuat kami cocok satu sama lain. Jadi, walaupun kami hanya berkenalan selama hampir 2 minggu saja ( karena waktu itu aku hanya berencana sebulan di sana ), kami sudah akrab seperti sahabat yang sudah lama kenal. Ketika aku di Jakarta, dia sempat mengunjungiku dan menginap di kosku selama kira - kira seminggu. Kami sempat berjalan - jalan di hari libur Ke Pekan Raya Jakarta 2011 , ke blok M dan juga ke Ancol. Selain itu dia aku tinggal di kos karena aku harus bekerja ( hihihi...maaf yahhhh... ).
          Kemudian tibalah saatnya aku memberikan jukukan padanya   Mizz Ting - Ting . Bukannya tanpa alasan aku menyebutnya demikian. Akhir - akhir ini ada seorang penyanyi dangdut  pendatang baru yang langsung ngetop dengan lagu andalannya " Alamat Palsu ". Kemana ....kemana...kemana...... kurang lebih begitulah lirik lagunya. Dimana - mana di tv, di internet semua menginfokan tentang penyanyi yang dikenal dengan nama Ayu Ting - Ting ini.  Pertama - tama aku juga nggak ngeh kalau penyanyi ini mirip temanku, tetapi saking seringnya muncul di tv dan berita - berita yang aku baca di internet mau nggak mau aku ikut memperhatikan dan setelah kulihat - lihat ...nii penyanyi mirip sapa yaa...sepertinya familiar banget mukanya, pikirku waktu itu. Ahaaa.....aku baru mengingat...iya yaa...dia mirip Ida, bedanya hanya Ida berjilbab dan Ayu Ting - Ting  nggak. Akhirnya sejak saat itu aku menjuluki temanku itu..... Mizz Ting - Ting.
 
Ayu Ting - Ting



Miss Ting - Ting
                 
                                                                                                                    

Menyusuri waktu





Kadang ingin kukembali memutar waktu dan singgah di masa kecilku menemaniku yang sedang gundah dan memberikan perhatianku padaku sepenuhnya. Ohhh...lihatlah anak kecil itu, aku begitu kasihan melihatku. Untuk anak sekecil itu, untuk anak yang polos dan lugu dan bahkan tidak tau apa - apa, menyimpan sesuatu yang harusnya tidak ada dan tidak perlu. Terheran melihatku, begitu kuatnya aku di masa itu, sekarang saja rasanya aku sudah ingin meledak, dan aku merasakan kekuatanku melemah. Aku tidak bisa lagi sekuat dulu. Haii...nakkk...apa yang terjadi padamu, tanyaku ,,,kenapa kau harus melakukan itu, tidak ada seorang pun yang menyuruhmu melakukannya??tidak ada seorangpun yang diuntungkan dengan kau melakukannya, bahkan dirimu sendiri. Kau hanya akan membuat bingung orang lain dan menyakitimu dirimu sendiri. Tapi dia hanya diam seribu bahasa seraya menggeleng. Aku tahu benar, dia tidak sanggup mengatakan apa - apa, semuanya terlampau rumit. Okayy...yang benar adalah merumitkan sesuatu yang sebenarnya sederhana. Kasihan sekali dia...begitu tertekan tanpa mampu mengungkapkan segalanya. Adikku yang manis ... lihatlah kelakuanmu...lihatlah di masa depanmu dan semuanya tak berubah. Aku kira semuanya sudah selesai, tetapi nyatanya...belum semua...jejak - jejak masa lalu yang masih tertinggal dan melekat kuat..bahkan lebih kuat dari segala energi positif apa pun yang ada..membuat semuanya tidak cukup berpengaruh lagi. Adik kecilku yang manis ....please....say something...sejak kapan...bagaimana..mengapa...apa yang kau inginkan...please...i dont know...I dont know what to do....how could I solve it Kenapa harus seperti itu. Lalu kemudian Astaghfirullah hal Adzim ...aku protes..kenapa harus begitu...apa sebenarnya yang terjadi..kenapa semuanya yang tak ada ini bisa menjadi begitu rumit. Apakah ini semcam takdir di mana aku mesti ikhlas menerimanya atau ada sesuatukah yang bisa ku perbuat.  Aku melihatnya...duduk termenung ..kasian melihatnya...dia tidak sanggup melakukan apa - apa...bahkan untuk membagi bebannya saja dia tidak sanggup. Kemudian luka yang terkorek itu kembali datang , meninggalkan luka baru yang mengingatkanku pada masa silam


@kostku   10.09

Sabtu, 10 Maret 2012

Just do it !!!

Di sebuah ladang yg subur, terdapat 2 buah bibit yg terhampar. Bibit 1 berkata, "Aku ingin tumbuh besar, menjejakkan akarku ke dalam tanah ini, dan aku ingin merasakan hangatnya mentari serta kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku."
Dan bibit itu pun tumbuh dan menjulang tinggi.

Bibit ke 2 bergumam,"Aku takut, jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu apa yg akan kutemui dibawah sana, bukankah di sana sangat gelap...? Dan jika tunasku ini tumbuh menjulang tinggi, bukankah nanti keindahan tunasku ini akan hilang? Dan bagaimana jika pada saat tunasku ni terbuka, lalu ada siput-siput yg mencoba memakannya? Dan pasti jika pada saat aku tumbuh nanti, anak-anak akan mencabutku dari tanah...!!! Tidak..akan lebih baik jika aku menunggu hingga semuanya aman.."
Dan bibit itupun menunggu dan menunggu...
Hingga suatu hari seekor ayam mengais tanah itu dan menemukan bibit yg ke 2 itu, lalu memakannya segera...

Pesan moral :
Kadang dalam kehidupan, kita harus belajar untuk berjalan mulai dari 1, 2, 3..dst... Bila kita terlalu banyak berpikir jauh kedepannya, maka akan sangat susah untuk memulai suatu hal, sehingga kita akan lebih memilih untuk diam dan menunggu, sedangkan yg lain sudah mulai berjuang... Tiap orang memiliki kesulitan tersendiri tapi bila kita tidak memulainya, maka kita tidak akan bisa belajar... Teori kadang bisa membutakan mata, belajarlah berjalan, sehingga kita bisa berlari...

Senin, 05 Maret 2012

Secuil Motivasi

Tersenyum atau marah..
Memaafkan atau membalas..
Mencintai atau membenci..
Bersyukur atau mengeluh..
Berharap atau putus asa..
Tidak ada pilihan yang tanpa konsekuensi..

Namun Allah selalu memberi yang terbaik.
RENCANA kita boleh INDAH, tapi rencana Allah-lah yg TERBAIK...

HIDUP kita mungkin baik2 saja, tapi hidup BERSAMA-NYA lebih SEMPURNA...

PEKERJAAN kita mungkin MENJANJIKAN, tapi BERKAH-NYA-lah yg menjadikan KAYA...

KEKUATAN tangan kita mungkin sanggup membawa kita menjadi org HEBAT, tapi hanya BERSAMA-NYA, kita menjadi LUAR BIASA...

Sebab Allah bukan hanya MENCUKUPI apa yg kita perlukan, tapi Ia memberi dgn BERKELIMPAHAN.

Sabtu, 03 Maret 2012

Selalu Sahabatku

by Sukma DM ( gift untuk sahabat Kak Eka Suryani ) on Friday, 8 October 2010 at 19:58 ·
Selamat ulang tahun ya k’ka,smg sll dalam kebahagiaan amien

Bila mengurai  waktu..
Menghitung detiknya , tak pernah menunggu ,menyapa dan berlalu
Sekilas  menyatukan tawa atau membuat kita tak saling mengerti
Dan membagi  kesedihan sebab tak jelas saat berderai keluhan
Menjalin merangkai  merekam tautan segala peristiwa
Lalu menjadi bertumpuk  kenangan
Lembarannya tersusun dilangkah dan ingatan
Kubuka setiap kali susahku menderas ,saat rinduku penuh
Padamu sahabat

Kadang aq ingin pergi
Tak menginginkanmu dan melupakanmu
Tapi kau selalu tersenyum mencoba memahami
Meski kutau mungkin kau tak pernah paham
Apa makna marahku dan jenuhku
Tapi kau selalu ada menghiburku
Membuatku tersenyum bersama
Melupakan perasaan tak adil
Mengabaikan perasaan tersakiti
Menegakkan jatuhku
Selalu meraih tanganku
Dengan hujan kata tentang mimpi
Tentang kebaikan yang selalu ada
Dan aku selalu mempercayaimu
Takkan pernah berhenti percaya
Sebab kau sahabatku

Insya Allah ( by Maher Zain )

Everytime you feel like you cannot go on
You feel so lost
That your so alone
All you is see is night
And darkness all around
You feel so helpless
You can`t see which way to go
Don`t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side

Insya Allah3x
  Insya Allah you`ll find your way

  Everytime you can make one more mistake
You feel you can`t repent
And that its way too late
Your`re so confused, wrong decisions you have made
Haunt your mind and your heart is full of shame

Kekuatan Ikhlas

      Apakah engkau pernah bingung dengan apa yang engkau lakukan. Engkau sudah berbuat baik tetapi orang lain memberikan respon yang tidak baik. Seperti cerita orang tua, anak dan keledai. Sehingga apapun yang engkau lakukan ada komentar jelek yang didapatkan. Dengan kondisi ini tentu membuat engkau tidak nyaman. Merasa serba salah dan akhirnya merasa masa bodo. Itulah pentingnya IKHLAS. Ikhlas adalah melakukan amal, baik perkataan maupun perbuatan ditujukan untuk Allah semata. Ikhlas berarti engkau tidak memanggil siapapun ... selain Allah untuk menjadi saksi atas perbuatanmu. Ikhlas menjadi benar - benar penting yang akan membuat hidup ini menjadi indah, ringan dan bermakna. Ikhlas akan membuat jiwa menjadi independen dan merdeka. Tidak dibelenggu pengharapan akan pujian dan penghargaan, tidak takut akan celaan dan cemoohan. Ikhlas adalah buah keimanan yang mendalam. Yakin akan kebenaran yang sedang dilaluinya. Berdasarkan petunjuk Allah dan mengharap keridhoan-Nya. 

      Allah SWT berfirman : " Kecuali orang - orang yang bertobat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada ( agama ) Allah dan tulus ikhlas ( mengerjakan ) agama mereka karena Allah, maka mereka itu adalah bersama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang - orang yang beriman pahala yang besar." ( QS An Nisa [4]:146).

Mengenai hal ini ada kata - kata dari Ibu Theresa : 

Minggu, 15 Januari 2012

Pelajaran Berharga dari Sebuah Jam Dinding

          Baik kita sadari atau tidak, setiap pengalaman dalam hidup kita adalah pelajaran. Pelajaran tentunya sarana untuk kita memperbaiki diri, dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak bisa menjadi bisa, demi mencapai hidup kita yang lebih baik ke depannya. Ada baiknya kita mengambil pelajaran dan hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi pada hidup kita, peristiwa yang baik ataupun buruk, peristiwa kecil atau besar ..Apapun itu, buatlah hidup kita semakin bermakna dengan mengambil pelajaran dari hal yang sekecil - kecilnya.  Pada kesempatan kali ini aku ingin membagi pengalaman pribadiku yang mungkin bagi kebanyakan orang merupakan pengalaman yang biasa aja, katakanlah tidak begitu penting…tetapi di balik itu semua ada pelajaran berharga yang bisa didapatkan.
          Sekitar beberapa minggu yang lalu aku mendapati  jam dinding di kamarku tak berdetak. Yahhh …baterainya habis …pikirku. Padahal jam ini adalah salah satu barang penting dalam hidupku. Ribet banget kalau tiap waktu harus buka hp untuk sekedar melihat jam atau memakai jam tangan setiap waktu. Karena itu aku mulai mencari – cari persedian baterai di setiap laci meja kamarku. Ahaa …aku menemukan sebuah baterai dan langsung kupasang di jam dindingku. Jam dindingku mulai berdetak lagi .. sampai akhirnya keesokan harinya aku mendapati jam dindingku mati lagi. Haa… kenapa lagi ini. Aku berpikir, mungkin baterai yang kemarin kupasang itu baterai bekas yang lupa kubuang. Maklum..terkadang aku suka mengumpulkan sampah – sampah tak penting dalam kamar. Hehehe …

Arti Bacaan Shalat

 
Assalamualaikum Wr. Wb.

           Alhamdulillah ...mari kita bersyukur untuk hari ini. Untuk semua limpahan rahmat dan karunia yang diberikan  oleh-Nya. Memahami arti bacaan shalat .... Topik ini tentunya bukan  ditujukan hanya untuk anak kelas 5 SD yang mendapat materi shalat di pelajaran Agama, ataupun untuk anak sekolah yang hanya akan menjalani ujian praktek agama saja. Tetapi untuk kita semua , yang muda atau yang tua, yang miskin atau yang kaya... menambah ilmu bagi yang belum tau dan mengingatkan bagi yang lupa. Mari kita sama - sama belajar ^__^. Topik ini sebenarnya berawal dari pengalaman pribadi  dan pengalaman banyak orang tentunya, yang sebagai manusia bisa dikatakan kurang sempurna, beribadah pun susah khusyuknya. Sudah Takbiratul Ikhram,,,Allahu Akbar ..masih aja kepikiran dompet yang lupa ditaruh mana, kerjaan yang belum kelar dan berbagai masalah kehidupan duniawi lainnya. Tau - tau udah selesai aja tu shalat dan sama sekali kita tidak mendapatkan feelnya. Shalat hanya sebagai rutinitas fisik semata.
          Secara bahasa, shalat berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti doa. Tahukah sahabat, bahwa setiap kata dalam bacaan shalat adalah doa kita. Coba ..kalau kita berdoa dari hati setielah shalat , dengan bahasa yang kita mengerti ..biasanya bisa khusyu banget, bahkan kadang sampai nangis - nangis, melebihi kekhusyukan shalat itu sendiri. Betul tidak???hehe ...Padahal isi dari shalat itu initnya doa  semua juga lho.  Contohnya adalah bacaan sewaktu duduk di antara dua sujud yang biasanya kita baca  .. Rabbighfirlii war hamnii wajburnii.warfa'nii war zuqnii wahdinii..wa 'aafinii wafu'anii . Ternyata mempunyai arti yang sangat mendalam yaitu " Allah,  ampuni dosaku dan kasihanilah aku ,cukupkanlah kekuranganku/ ada jg yg mengartikan tutupi aibku , angkatlah derajatku dan berilah rejeki kepadaku dan berilah petunjuk kepadaku dan berilah kesehatan kepadaku dan maafkan aku. "Kalau kita hanya sekedar baca  arabnya saja  tanpa tahu artinya  ya kurang berkesan di hati kita, padahal kalau kita tahu artinya , kita akan jauh lebih khusyu karena merupakan doa untuk kebaikan diri kita sendirir Jadi ..Sudah percaya kan kalau bacaan shalat itu doa.
        So intinya ..menurut saya, sebagai salah satu tips supaya kita lebih dapet feelnya dalam shalat, kita sebaiknya memahami apa yang kita baca. Jadi sembari kita baca di mulut kita juga mengingat - ingat artinya di pikiran dan memaknainya dalam hati. Insya Allah akan lebih khusyu' dah shalatnya. Karena tidak hanya fisik kita yang shalat, tapi pikiran dan hati kita juga jalan. Kalau pikiran kita sudah fokus, kita tentunya tidak akan sempat memikirkan hal - hal lain.   Oleh karena itu ..mari kita belajar sama - sama...mengulang pelajaran masa lalu silam di sekolah dasar, tentunya bukan hanya sekedar menghafal biasa tetapi juga memaknai artinya. Jadi langsung saja yokk ...Inilah urutannya ...

1. Doa Iftitah:

Allaahu akbar.. (Allah Maha Besar) kabiiraa (lagi Maha Sempurna kebesaranNya)

Wal hamdu lillaahi... (Segala puji bagi Allah) katsiraa (dengan pujian yang sebanyak2nya)

Wasubhaanallahi.. (Dan Maha Suci Allah) bukrataw..(sepanjang pagi) wa ashiila (dan petang)

Inni wajjahtu... (Kuhadapkan wajahku) wajhiya.. (dan hatiku) Lilladzi fatharas samaawaati.. (Kepada Dzat yang menciptakan langit) wal ardha (dan bumi).

Haniifam.. (Dengan lurus) muslimaw.. (dan dengan menyerahkan diri)

Wamaa ana.. (Dan aku bukanlah) minal musyrikiin (dari golongan orang musyrik)

Inna shalaatii... (Sesungguhnya sholatku) wanusukii... (dan ibadahku) wamahyaaya...(dan hidupku)wamamaati...(dan matiku) Lillahi.. (Untuk Allah) Rabbil 'aalamiin (Tuhan Semesta Alam)

Laa syarika lahuu... (Tidak ada sekutu bagiNya) wa bidzaalika umirtu... (dan dengan demikianlah aku diperintahkan) wa ana... (Dan aku) minal muslimin. (dari golongan orang muslim)

Selasa, 22 Maret 2011

Kosan Gombal Tercinta

Kemarin, tanggal 21 Maret 2011, temen kos lamaku di Jogja yang bernama Fara ultah. Sempet lupa juga yang untungnya diingetin ma temen kos lamaku juga, adek Anies. " Happy birthday ya Par,,," mohon maap banget kalo telat,,abisnya emang suka pikun seh aq. Hehe,, Abis sms ngasih ucapan ke Fara,, mereka ( temen - temen kosku di Jogja  yang lagi menikmati  makan ikan bakar dan tidak mengajakku..*hmm,,,awas yahh,,,*) telpon aku.  Akhirnya aku teringat kembali masa - masa lalu, masa - masa kuliahku dan segala kenangan di kos itu. Lumayan lama juga lho aku tinggal di sana, hampir 4 taun kayaknya, betah banget deh pokoknya, jadi tempat itu udah kayak rumah bagiku yang membuatku begitu berat  dan sedih untuk meninggalkannya. Yang pasti  aku sangat merindukan kosku di Jogja. Hix...hix...

  kamarku yang kayak kapal pecah di masa2 skripsiku...hahaha...jadi malu...
Temen - temen kosku juga udah menjadi semacam keluarga bagiku. Jadi teringat akan kelucuan dan kegombalan mereka. Nyenengin tapi kadang juga nyebelin. Anies si cerewet yang biasa jadi ojek pribadiku, temen cari maem, temen konser bersama tapi suka mutungan (hehehe..pizz dekk,,,), Fara yang super pede n super sibuk dengan ngelesin dan kencannya, juga Mbak Sukma, kakak tertua dengan kata - kata bijaknya ( bijak pa gombal yahh,,,wkwk ) yang udah kayak juru kunci kos saking jarangnya keluar dari kosan itu. 
Kakak Sukma, Anies, Fara n me ^__^


Mereka yang menemaniku setiap hari selama aku jauh dari keluarga. Sangat beruntung bisa mengenal temen - temenku itu. Miss all of you, guys,,,hix,,hix,,, Kapan ya bisa ketemu kalian lagi??? Aku harap suatu hari nanti kita bisa berkumpul bersama lagi seperti dulu. Kok jadi gombal gini ya,,,hey Mbak Sukma, Anies, Fara,,tanggung jawab hayo,,gara - gara kalian aku jadi ketularan gombal. Hehe,,,Yang pasti  whenever and wherever i am, i will always remember you guys,,, so don't forget me, okay??!!


Minggu, 20 Maret 2011

Bagaimana Cara Kita Bahagia ...

Seorang lelaki berumur 92 tahun yang mempunyai selera tinggi, percaya diri, dan bangga akan dirinya sendiri, yang selalu berpakaian rapi setiap hari sejak jam 8 pagi, dengan rambutnya yang teratur rapi meskipun dia buta, masuk ke panti jompo hari ini.
Istrinya yang berumur 70 tahun baru-baru ini meninggal, sehingga dia harus masuk ke panti jompo.
Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobi, dia tersenyum manis ketika diberi tahu bahwa kamarnya telah siap. Ketika dia berjalan mengikuti penunjuk jalan ke elevator, aku menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil, termasuk gorden yang ada di jendela kamarnya. Saya menyukainya, katanya dengan antusias seperti seorang anak kecil berumur 8 tahun yang baru saja mendapatkan seekor anjing. "Pak, anda belum melihat kamarnya, tahan dulu perkataan tersebut.". "Hal itu tidak ada hubungannya", dia menjawab.
"Kebahagiaan adalah sesuatu yang kamu putuskan di awal. Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak, tidak tergantung dari bagaimana perabotannya diatur tapi bagaimana aku mengatur pikiranku. Aku sudah memutuskan menyukainya. Itu adalah keputusan yang kubuat setiap pagi ketika aku bangun tidur."

Kamis, 25 Februari 2010

Hanyalah Debu..


Jujur aja...Puisi ini jelas bukan tulisanku sendiri karena aku emang nggak bisa bikin puisi. Puisi ini ditulis oleh salah seorang mbak kosku yang cantik yaitu mbak Sukmawati DM. Udah minta izin seh kemaren buat dimasukin ke blogku..yahh..lumayan keren puisinya dan layak untuk dipublikasikan ( wuakakak..jangan geer ya mbak Suk..). Itung - itung buat ngeramein blogku juga.  Oke2..langsung aja kita liat puisinya yukk...

"Hanyalah Debu" (gift 4 my bday 16/2/2010:2.26)


by Sukmawati DM

Akhirnya kau hanyalah debu…
Aq menempatkanmu dalam ruang hatiq
Aq meninggikanmu dalam tiap langkahq
Bersandar n berharap lalu menepi
Jika hidup bisa diurai denganmu
Takkan pernah ada kata bosan tuk memberi
Tanpamu ada yang tiada, denganmu semua seri
Tiadamu.. sepi rasanya hari,seriku adalah anugrah
Lalu apa yang kurasakan adalah ketiadaan
Jika hidup selalu memberi kenapa aq merasa sunyi
Bila semua katamu adalah kebenaran mengapa tiada yang pernah benar
Akhirnya kau hanyalah debu…
Aq menuntun langkahku tuk menjejerimu
Aq dengan adaku memudarkan jemuku
Rasa saling memberi lalu aq yang kecewa

Rabu, 10 Februari 2010

kendali logika fuzzy pada mesin cuci

Diambil dari tugas kelompok mata kuliah Pengantar Teori Sistem :

Kendali Logika Fuzzy pada Mesin Cuci



Pendahuluan

Logika fuzzy adalah suatu cara yang tepat untuk memetakan suatu ruang input kedalam suatu ruang output.
Dengan menerapkan fuzzy logic pada sebuah sistem kontrol akan dihasilkan proses yang dapat beroperasi secara otomatis dan memiliki efektifitas yang mendekati sama dengan control yang dilakukan oleh manusia secara manual.

Tidak seperti sistem kontrol konvensional, dengan menerapkan fuzzy logic pada sebuah sistem kontrol akan dihasilkan sistem kontrol yang mampu mengontrol sistem yang kompleks, bersifat non-linier dan tidak stasioner.
Sistem yang menggunakan fuzzy logic membutuhkan spesifikasi hubungan antara masukan dan keluaran, yang secara umum dinyatakan dengan :IF(A1) THEN (B1) ……….IF (An) THEN (Bn) dimana A1,…, An adalah antecedent yang merupakan masukan yang telah difuzzyfikasi, sedangkan B1,…..Bn adalah consequent yang merupakan keluaran.

Contoh dari sistem klasifikasi fuzzy adalah mesin cuci fuzzy. Beberapa variabel/parameter mesin cuci ditentukan berdasarkan jumlah dan jenis pakaian. Keluaran atau informasi dari sistem klasifikasi ini digunakan untuk menentukan jenis spin-dry serta lembut atau kasar gesekan pakaian yang optimal.

2. Permasalahan

Mesin cuci sudah tidak asing lagi dalam kehidupan sekarang, dengan mesin cuci orang dapat lebih mudah untuk mencuci pakaian. Mesin ini sangat diminati orang terutama mereka yang tak punya banyak waktu untuk mencuci pakaian mereka.
Ketika seseorang menggunakan mesin cuci, biasanya mereka memilih lama waktu pencucian berdasarkan banyaknya jumlah pakaian yang akan mereka cuci, jenis kotoran, serta derajat/tingkat kekotoran pakaian tersebut. Mesin cuci yang biasa di gunakan saat ini (yang tidak menggunakan kendali logika fuzzy), bertujuan untuk memberikan pelayanan dalam mencuci, namun pakaian mana yang memerlukan penggerakan khusus, tidak secara semestinya dapat di lakukan. Berbeda dengan pencucian menggunakan tangan, manusia dapat memberikan perlakuan khusus terhadap pakaian yang lebih kotor. Namun mesin cuci biasa tidak secara otomatis dapat melakukannya.
Karena itulah, pembahasan ini bertujuan untuk memberikan ide dari pengendalian mesin cuci menggunakan kendali logika fuzzy. Pembahasan ini menjelaskan prosedur yang dapat digunakan untuk memperoleh waktu pencucian yang sesuai untuk pakaian yang berbeda. Proses ini seluruhnya didasarkan pada prinsip pengambilan input tak-tepat dari sensor, merubah nya ke dalam aritmatika fuzzy dan mendapatkan suatu nilai pasti dari waktu pencucian.

Untuk melakukan proses ini secara otomatis, kita menggunakan sensor untuk mendeteksi parameternya (misalnya, volume pakaian, derajat dan jenis kekotorannya). Kemudian waktu pencuciannya di tentukan berdasar kan dari data ini. Namun kenyataannya, tidak mudah untuk memformulasikannya kedalam relasi matematika, antara volume pakaian, jenis kotoran, dan lamanya waktu pencucian yang di perlukan. Akibatnya permasalahan ini tidak menemukan solusinya hingga saat ini.
Logika fuzzy di gunakan karena logika fuzzy mengontrol pengendali mesin cuci untuk memberikan waktu pencucian yang benar, walaupun model yang tepat dari hubungan input/output tidak tersedia.

Me and mathematics


        Talking about mathematics ... satu kata seribu makna... setidaknya begitulah menurutku. Entah setan apa atau malaikat apa yang membawaku untuk memutuskan mengambil jurusan ini untuk menghabiskan masa kuliah S1ku. Sebenarnya tidak perlu membawa - bawa pihak lain untuk dijadikan kambing hitam. Lebih tepatnya akulah sendiri yang memutuskan secara sadar atau tidak sadar mengambil jurusan yang membawaku untuk masuk ke dalamnya selama kurang lebih 4 tahun lamanya. Aku sedang mengingat - ingat ... mengapa aku dulu ingin sekali mengambil pelajaran ini sebagai bidang yang akan aku pelajari lebih lanjut. Matematika mungkin bukan mata pelajaran favoritku ketika SD sampai pada saat aku SMP, aku mulai menyukainya karena ada dua hal yang menjadi sifat dalam diriku, yaitu yang pertama "malas" dan yang kedua " penasaran ". Kedua hal ini yang membawaku akhirnya memutuskan untuk terjun di dalamnya. Mungkin kalian bertanya apa maksudnya kedua hal tersebut. Oke akan aku jelaskan satu persatu.
        Malas ... identik dengan ... aku ...Siapapun orang terdekatku mengetahui kalau aku adalah orang yang amat sangat malas sekali. Semua tidak bisa memungkirinya. Apalagi masalah belajar. Ibuku jarang sekali menyuruhku belajar, karena apa...bukan karena nilaiku sudah bagus atau karena aku pintar,,,tapi lebih karena ibuku berpikir bahwa percuma menyuruh aku...tidak akan didengarkan. Hehehe...memang aku ini bukan anak yang penurut, "ndableg" istilah jawanya, begitulah kata ibuku. Lalu apa hubungannya malas ini dengan matematika. Sewaktu masih SMP aku baru menyadari ada satu pelajaran yang mengasyikkan, pelajaran yang walaupun tidak belajar tapi nilainya masih tertulis cantik di rapotku. Yeahhhh it's mathematics. Begitu menyenangkan untuk orang - orang malas sepertiku, tidak belajar tapi bisa lancar mengerjakan soal ulangan dan ujian. Woww,,,it's like a miracle. Di sini bukan berarti aku terus - menerus tidak belajar sama sekali, tentu saja aku juga belajar sedikit - sedikit, mengerjakan soal - soal yang merupakan kewajiban untuk belajar matematika, tetapi itupun tidak sering kulakukan. Lebih tepatnya sihhh aku lebih mudah memahami bidang ini dibanding bidang - bidang ilmu lain, terutama bidang yang banyak hafalannya. Alamakkk...mati kutu saya...Ingatanku memang tidak seberapa baik bahkan bisa dibilang lumayan agak,,,hmmm,,,parahh,,,Aku menghapalkan sesuatu dan beberapa menit kemudian sudah menguap begitu saja entah dimana rimbanya. Ohhh...I really hate memorizing. Maka dari itu, aku tidak terlalu suka pelajaran - pelajaran seperti sejarah, geografi, ekonomi dimana aku harus mengandalkan ingatanku ini. Lhoo,,,matematika kan hafalan juga tohh,,hafalan rumus yang bejibun ,, heran sekali,,mengapa banyak orang yang berpendapat demikian. Matematika itu bukanlah kumpulan rumus yang harus dimasukkan kepala untuk dihafal tapi semua rumus itu ada untuk dipahami. Kalau kita paham ...semua rumus yang kelihatannya rumit bin sulit akan hafal dengan sendirinya. Kalau kita paham ... soal - soal dimodifikasi seaneh apapun juga kita akan tahu jalan keluarnya. It just a logic game. Walaupun ternyata kenyataannya tidak sesederhana itu ..aku menyadarinya ketika menginjak bangku kuliah.

Selasa, 09 Februari 2010

Asal Muasal...

 
          Writing .... menulis .... okee,,,aku tau ini memang bukan bidangku. Aku hanyalah seorang mahasiswa matematika yang tidak terbiasa berkata - kata apalagi mengarang indah. Sekalipun harus menulis, yang harus aku tulis merupakan hal abstrak mengikuti alur logika yang tidak mudah dipikirkan dengan akal pikiran biasa. Membahas hal yang tak nyata dan membayangkannya menjadi sesuatu yang nyata. Pembuktian teorema - teorema dan berkutat untuk menyambungkan antara epsilon, delta, persekitaran, titik limit, pemetaan, kontinu dan kawan - kawan menjadi suatu kalimat indah yang mudah dipahami. Salah sedikit saja bisa berakibat fatal dan membuat semua tulisan indah kita yang panjang, lebar dan tinggi menjadi sia - sia dengan nilai nol...tidak terbukti ... Hehehe... bagi yang bukan mahasiswa matematika mungkin kalimat - kalimat yang aku tuturkan di atas adalah kalimat yang not defined, tidak dapat didefinisikan *maksude opo tohhhh???!!* Baiklah...tidak usah dipedulikan bagi yang tidak mengerti, bagi yang kebetulan mengerti dan bernasib sama denganku, selamat....kita berada di dunia yang sama...Hihihi...
          Sebenarnya inti dari tulisan - tulisan yang tidak jelas di atas adalah..aku tidak terbiasa menulis ...menggunakan otak kanan untuk mengasah kratifitas dan menuturkan kata - kata ...hmmm perlu usaha yang lumayan juga. Tapi bukan berarti aku tidak pernah menulis sama sekali. I will go flash back ,,, kembali ke masa laluku... waktu itu aku masuh duduk di bangku sekolah dasar, aku lupa kelas berapa ..mungkin kalau tidak kelas 4, 5 atau 6. Di hari ulang tahunku bertahun - tahun silam, seorang saudaraku dari Bandung, yaitu Teh Lina memberiku sebuah kado yang aku masih menyimpannya sampai sekarang,,,it was my first diary ,,, Waktu itu aku sangat bahagia menerima hadiah diary kecil nan imut lengkap dengan gembok dan kuncinya. Dari sitilah mulai aku menulis,, bukan tulisan - tulisan keren, indah dan berbobot yang aku tulis, melainkan hanyalah pengalaman - pengalaman dan impian - impian seorang gadis cilik yang lugu dan polos dengan bahasa yang amburadul juga tulisan yang nggak kalah amburadulnya daripada isinya itu sendiri * sedang membayangkan dan mengutuki diri sendiri..betapa jeleknya tulisanku waktu itu * But I dont care...hanya akulah yang membaca tulisanku. Aku yang menikmatinya sendiri kenapa aku harus peduli, pikirku waktu itu.